Islam Web

Artikel

  1. Home
  2. Artikel
  3. MENSUCIKAN JIWA

83 Artikel

  • Kesederhanaan adalah Jalan Keselamatan

    Allah—Subhânahu wata`âlâ—menciptakan manusia dan menjamin rezeki mereka. Sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—(yang artinya): "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang.. Selengkapnya

  • Berterus Terang

    Agama kita yang mulia telah meninggikan kedudukan nasihat, sehingga Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—bersabda, "Agama adalah nasihat." Berangkat dari sini, Islam mendidik para pemeluknya untuk berkata benar meskipun pahit, serta bersikap terbuka bersama orang dekat maupun orang jauh. Terbuka (terus terang) secara.. Selengkapnya

  • Jiwa Kesatria Melahirkan Citra yang Baik

    Manusia ibarat logam-logam yang berbeda kualitas dan tabiat masing-masingnya. Perbedaan tabiat merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah pada makhluk-Nya. Karena itu, kita melihat sebagian manusia ada yang berakhlak baik dan berkepribadian mulia. Ia pun tampil menjadi seorang yang cerdas, brilian, dan tegar menghadapi berbagai kesulitan. Ia menjalankan.. Selengkapnya

  • Waswasah Adalah Senjata Syetan

    Adalah sebuah realita yang tidak bisa dipungkiri, bahwa permusuhan antara manusia dengan Syetan adalah sebuah permusuhan klasik. Permusuhan itu dimulai sejak Allah—Subhânahu wata`âlâ—memerintahkan para Malaikat bersujud kepada Adam—`Alaihis salâm, tapi Iblis enggan melaksanakannya dan bersikap angkuh. Ia justru.. Selengkapnya

  • Penyakit `Ujub

    Ketahuilah, bahwa 'Ujub adalah sebuah sikap yang dicela di dalam Al-Quran dan Sunnah Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam. Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—berfirman (yang artinya): · "Dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu ketika kalian menjadi congkak (`ujub) karena banyaknya jumlah kalian, lalu.. Selengkapnya

  • Hati yang Keras

    Dikala rasa kepedulian kepada penderitaan dan kebutuhan orang lain punah dari jiwa seseorang, dan dikala rasa kasih mulai hilang dari hatinya, maka hatinya akan diisi oleh kekerasan. Ia akan berubah seperti batu yang tidak akan mengalirkan kebaikan apa pun, bahkan bisa jadi lebih keras lagi dari batu, karena di antara batu-batu yang keras pun masih.. Selengkapnya

  • Ghurûr (Kondisi Teperdaya)

    Tidak diragukan lagi bahwa akhlak tercela merupakan godam penghancur bagi individu dan masyarakat. Setiap kali individu dan masyarakat menyeleweng dari akhlak mulia, serta tersebar di dalamnya penyakit dan wabah akhlak buruk, maka masyarakat tersebut akan menghadapi keretakan dan keruntuhan, sehingga mengancam eksistensi dan kelangsungannya. Di antara.. Selengkapnya

  • Apakah Engkau Menginginkan Keselamatan?

    Ketika turun firman Allah—Subhânahu wata`âlâ—(yang artinya): "Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." [QS. Asy-Syu`arâ': 214], Nabi—Shallallâhu `alaihi wasallam—naik ke bukit Shafâ, lalu berseru, "Wahai Bani Ka'ab ibnu Lu'ay, selamatkanlah diri kalian.. Selengkapnya

  • Membela Diri

    Karakter keseimbangan yang menjadi keistimewaan Agama kita membuat seorang mukmin pada suatu kondisi harus bersifat tawaduk, toleran, penuh maaf, lapang dada, dan ketika marah juga mudah memaafkan. Tetapi pada kondisi-kondisi tertentu, seorang mukmin juga harus sangat mementingkan harga dirinya, menuntut haknya, membalas tindakan orang yang menzaliminya,.. Selengkapnya

  • Keraguan Mengantarkan kepada Kekufuran

    Keraguan adalah lawan dari keyakinan. Ia merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Jika berhasil menguasai diri seseorang, penyakit ini akan menghancurkannya dengan virus ragu, bimbang, dan gelisah. Di samping itu, penyakit ini juga menghalangi penderitanya untuk dapat menggapai cita-citanya, karena ia menyebabkan lahirnya kebimbangan dalam mengambil.. Selengkapnya

  • Sikap Ekstrim Kendaraan Syetan

    Sesungguhnya fenomena ekstrimisme termasuk salah satu fenomena yang menjangkiti manusia, sehingga mereka melampaui batas. Barangkali sebagian dari mereka bertujuan untuk mencapai sesuatu yang lebih sempurna, akan tetapi dia tersesat. Biasanya kita melihat dalam kehidupan sehari-hari, orang-orang seperti ini akan beramal, sebagaimana dikatakan Ibnu Hajar&mdash.. Selengkapnya

  • Mengumbar Pandangan

    Oleh: Syaikh Ahmad Farid Mengumbar pandangan berarti melihat sesuatu dengan sepenuh mata, dan melihat apa yang tidak diperbolehkan. Ia adalah lawan dari kata menahan pandangan (ghaddul bashar). Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—menyuruh kita untuk menahan pandangan dalam firman-Nya (yang artinya): "Katakanlah kepada laki-laki.. Selengkapnya

  • Wahn: Penyakit Individu dan Umat

    Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—menceritakan kepada kita melalui ayat-ayat-Nya tentang pengikut setia para Rasul yang turut berjihad dengan mereka. Terkadang mereka berhasil memukul musuh, dan terkadang mereka harus menahan derita luka. Namun hal itu tidak menjadikan mereka lemah dalam berjuang di jalan Allah. Mereka tetap semangat.. Selengkapnya

  • Urgensi Waktu Dalam Kehidupan Seorang Muslim

    Setiap benda yang hilang masih mungkin didapatkan kembali kecuali waktu; jika ia berlalu, tiada ada harapan untuk ia kembali. Oleh karena itu, waktu adalah benda paling berharga yang dimiliki oleh manusia dalam hidup ini. Dan Islam adalah agama yang sangat mengenal urgensi waktu sekaligus menghormati nilainya. Allah—Subhanahu wata`ala—berfirma.. Selengkapnya

  • Supaya Engkau Tidak Bangkrut (Bag.1)

    Segala puji bagi Allah, kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan pada-Nya, memohon perlindungan pada-Nya dari kejahatan diri kita dan keburukan perbuatan kita. Barang siapa yang Allah beri hidayah maka tiada yang dapat menyesatkannya dan barang siapa yang Allah sesatkan maka tiada yang dapat memberi hidayah kepadanya. Aku bersaksi bahwa tiada.. Selengkapnya