Islam Web

Artikel

  1. Home
  2. Artikel
  3. MENSUCIKAN JIWA
  4. Muslim Idial

22 Artikel

  • Kesederhanaan adalah Jalan Keselamatan

    Allah—Subhânahu wata`âlâ—menciptakan manusia dan menjamin rezeki mereka. Sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah—Subhânahu wa Ta`âlâ—(yang artinya): "Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang.. Selengkapnya

  • Berterus Terang

    Agama kita yang mulia telah meninggikan kedudukan nasihat, sehingga Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—bersabda, "Agama adalah nasihat." Berangkat dari sini, Islam mendidik para pemeluknya untuk berkata benar meskipun pahit, serta bersikap terbuka bersama orang dekat maupun orang jauh. Terbuka (terus terang) secara.. Selengkapnya

  • Jiwa Kesatria Melahirkan Citra yang Baik

    Manusia ibarat logam-logam yang berbeda kualitas dan tabiat masing-masingnya. Perbedaan tabiat merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah pada makhluk-Nya. Karena itu, kita melihat sebagian manusia ada yang berakhlak baik dan berkepribadian mulia. Ia pun tampil menjadi seorang yang cerdas, brilian, dan tegar menghadapi berbagai kesulitan. Ia menjalankan.. Selengkapnya

  • Apakah Engkau Menginginkan Keselamatan?

    Ketika turun firman Allah—Subhânahu wata`âlâ—(yang artinya): "Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." [QS. Asy-Syu`arâ': 214], Nabi—Shallallâhu `alaihi wasallam—naik ke bukit Shafâ, lalu berseru, "Wahai Bani Ka'ab ibnu Lu'ay, selamatkanlah diri kalian.. Selengkapnya

  • Membela Diri

    Karakter keseimbangan yang menjadi keistimewaan Agama kita membuat seorang mukmin pada suatu kondisi harus bersifat tawaduk, toleran, penuh maaf, lapang dada, dan ketika marah juga mudah memaafkan. Tetapi pada kondisi-kondisi tertentu, seorang mukmin juga harus sangat mementingkan harga dirinya, menuntut haknya, membalas tindakan orang yang menzaliminya,.. Selengkapnya

  • Urgensi Waktu Dalam Kehidupan Seorang Muslim

    Setiap benda yang hilang masih mungkin didapatkan kembali kecuali waktu; jika ia berlalu, tiada ada harapan untuk ia kembali. Oleh karena itu, waktu adalah benda paling berharga yang dimiliki oleh manusia dalam hidup ini. Dan Islam adalah agama yang sangat mengenal urgensi waktu sekaligus menghormati nilainya. Allah—Subhanahu wata`ala—berfirma.. Selengkapnya

  • Supaya Hati Tetap Hidup

    Hati adalah permata hidup manusia. Dengan hati yang bersih dan bening hidup manusia menjadi bersih dan bening. Fakta ini selain ditunjukkan oleh dalil-dalil Syariat juga dibuktikan oleh teori-teori sains dan filsafat dalam seluruh agama sepanjang sejarah. Dari sini, seorang Muslim yang bijak akan selalu memperhatikan hal-hal yang akan menjaga keshalihan.. Selengkapnya

  • Istidraj: Saat Nikmat Menjadi Azab

    Di tengah hiruk-pikuk kesibukan duniawi dan momen-momen kesombongan saat seseorang merasa telah menggenggam kendali takdir, muncul sebuah ketetapan Ilahi yang agung yang disebut Al-Qur'an sebagai "Istidraj". Ini adalah kondisi di mana Allah membukakan pintu-pintu segala sesuatu bagi seorang hamba yang terus bergelimang maksiat—bukan.. Selengkapnya

  • Sebagaimana Engkau Memperlakukan Hamba Allah Demikianlah Allah Memperlakukanmu

    Dalam hadits, Nabi Shallallâhu `alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah hanya menyayangi hamba-hamba-Nya yang penyayang.” [HR. Al-Bukhari]. “Tidak ada balasan bagi kebaikan kecuali kebaikan (pula).” [QS. Ar-Rahman: 60]. Barang siapa menyayangi makhluk maka ia akan disayangi oleh Sang Khaliq. Nabi Shallallâhu.. Selengkapnya

  • Perbaiki Dirimu Sendiri

    Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: “Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” [QS. Asy-Syams: 9-10]. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa keberuntungan dan keselamatan diraih oleh mereka yang menyucikan jiwanya dengan iman dan ketaatan hingga layak mendapatkan kenikmatan.. Selengkapnya

  • Pengaruh Ibadah dalam Membersihkan Diri

    Salah satu sisi positif terbesar Islam adalah bahwa ia merupakan sebuah agama yang komprehensif menyentuh seluruh dimensi kehidupan. Tidak ada pemisahan antara ibadah dengan akhlak, begitu juga antara ilmu dengan amal. Tidak diragukan lagi bahwa di antara tujuan utama disyariatkannya ibadah dalam Islam—baik yang wajib maupun yang sunnah—adalah.. Selengkapnya

  • Komitmen Beragama yang Benar

    Oleh: Ahmad Ibnu Abdurrahman Al-Qâdhi Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—beserta keluarga dan para shahabat beliau. Sesungguhnya komitmen beragama dengan menaati Allah—Subhânahu wata`âlâ, serta ikhlas menyembah-Nya.. Selengkapnya

  • Kuat dalam Memegang Agama Salah Satu Karakter Kaum Mukminin

    Kuat dalam memegang agama, kuat dalam berpegang teguh padanya, dan sabar dalam menghadapi ujian karenanya adalah salah satu karakter lelaki sejati. Yang demikian itu adalah sifat para nabi dan rasul, serta orang-orang yang setia mengikuti tuntunan mereka hingga hari Kiamat. Teguh dalam memegang agama Allah, dan tegas dalam mengucapkan kebenaran di hadapan.. Selengkapnya

  • Agama Adalah Ketulusan

    Dalam agama Islam, ketulusan mempunyai kedudukan dan posisi yang agung. Bagaimana tidak, Rasulullah—Shallallâhu `alaihi wasallam—sendiri telah menjadikan konsep ketulusan setara dengan seluruh agama ini. Beliau bersabda,"Agama adalah ketulusan." Pada dasarnya, suatu ketulusan disampaikan karena rasa cinta seseorang kepada.. Selengkapnya

  • Di atas Puncak Gunung

    Oleh: Dr. Muhammad Al-'Arîfi Bismillâhirrahmânirrahîm. Ini adalah perjalanan bersama sekelompok orang-orang shalih… Orang-orang yang berlomba melakukan amal ketaatan dan berpacu dalam kebaikan… Ya, bersama orang-orang yang bersegera untuk menggapai ampunan dan Surga dari Tuhan mereka… Ini adalah berita.. Selengkapnya